Senja dilazuardi biru mengantar mimpiku
Batu-batu kerikil terlepas dari tebing-tebing
Sebagian menghambur kearahku
Menghancurkan atap mimpiku
kerikil-kerikil lain mengenai tebing lain
tebingpun runtuh dan menimpa rasioku
hampir aku gila, hampir aku sakit pikir
hampir aku berhenti berkendara disini
Tapi kendaraanku sekuat tekadku, terbuat dari baja
Tak sedikitpun ku ragu melangkah
Tak peduli bila kendaraankuku hancur dihantam tebing
meski seluruh tebing telah hancur
aku masih kan melaju
Karna kendaraanku begitu kuat
Dan perjuanganku itu terhormat
16-4-2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar