sajak pertama dengan pena pemberianmu
Apa kau coba menyuapku?
atau kau coba merayuku?
mungkin hanya perasaanku saja
aku tak tahu kalau kini kau berubah total
dahulu keluar duit goban saja kau "meraung"
Hidup memang seperti roda
selalu berputar dan terus berputar
Mungkin suatu saat kau mengerti
mengapa aku tak menyukai wanitamu
yang kupandang tak lebih dari penghibur
penghibur hatimu yang sedang hampa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar